Happy week end buat kawan2 semua...
Saya sedang tak enak badan ni, flu berat.....hiks.... Pengennya makan yang pedas2.
Pilihan jatuh pada menu nasi udang yang dimakan dengan sambal setan yang super pedas. Gara-gara terbayang nasi udang yang cukup populer di Surabaya, saya mencoba buat sendiri. Kebetulan resepnya ada di buku Seri masak Femina Primarasa, Jajanan Jawa Timur.
Rasanya lumayan mirip lho, dengan aslinya. Yuk coba...
Salam semua,
Ini kalau nggak gara-gara Pepy, saya nggak update blog deh... hohohoho
Masih hasil dari mencoba resep di buku yang keren banget, kali ini yang jadi objek penderita adalah Sop Uter.
Masakan Peranakan Tionghoa Semarang yang sering disajikan pada acara-acara pesta sejak tahun 1950-an hingga kini.
Ini kalau nggak gara-gara Pepy, saya nggak update blog deh... hohohoho
Masih hasil dari mencoba resep di buku yang keren banget, kali ini yang jadi objek penderita adalah Sop Uter.
Masakan Peranakan Tionghoa Semarang yang sering disajikan pada acara-acara pesta sejak tahun 1950-an hingga kini.
Salam MasBar!
Jumpa lagi di entry MasBar bulan Juni ini, yang temanya Aneka Olahan Mie.
Kali ini saya buat Mi Caluk khas dari Aceh. Mi Caluk terbuat dari Mi Lidi yang dibumbui dengan bumbu pecel.
Kebetulan saya masih punya sisa mi lidi hasil perburuan di Tebing Tinggi waktu liburan lalu, trus dapat bumbu pecel yang pedes banget, special dari Rurie.
Untuk resepnya, saya dapat dari Dessy dengan sedikit modifikasi dari saya.
Yuuuhuuuu.....
Apa kabar semua? hehehe
Jumpa lagi ya kali ini masih dengan resep hasil mencontek dari mbak Rachmong @ Kedai Rachmah.
Biasa lah, karena ada "kompor gas" yang dengan gencarnya mengompori, saya jadi tergoda juga untuk mencobanya. Hasilnya memang enak. hehe
Hanya saja karena saya suka pedas, jadi mungkin lain waktu kalau bikin lagi, cabenya mau saya uleg aja bareng sama bawang merah & putih, biar lebih terasa pedasnya.
Saatnya kita tengok resepnya....
Apa kabar semua? hehehe
Jumpa lagi ya kali ini masih dengan resep hasil mencontek dari mbak Rachmong @ Kedai Rachmah.
Biasa lah, karena ada "kompor gas" yang dengan gencarnya mengompori, saya jadi tergoda juga untuk mencobanya. Hasilnya memang enak. hehe
Hanya saja karena saya suka pedas, jadi mungkin lain waktu kalau bikin lagi, cabenya mau saya uleg aja bareng sama bawang merah & putih, biar lebih terasa pedasnya.
Saatnya kita tengok resepnya....

Salam, Selamat Hari Senin...
Jumpa lagi dengan saya di blog yang sudah bersawang karena tiada diupdate sekian lama.
Harap maklum deh, sejak tinggal di ibu kota, saya seringnya pulang lepas maghrib, karena nungguin halte bus transjak sepi. Maklum lah, kalo pas jam pulang kantor halte & busnya suka penuh dan ngantrinya seperti ngantri raskin. Bikin males aja deh... hiks.... :(
Nah, kalo dah sampai rumah nih, yang ada mata dah ngantuk, nggak kuat lagi buat masak. Jadi saya cuma masak kalau week end aja, itupun kalau saya nggak males manggil tukang sayur buat belanja. hihihi
Masakan saya kali ini adalah Mie Laksa.
Jangan tanya bumbunya apa, ya. Soalnya saya pake bumbu laksa instant. Tinggal nambahin mie, tahu, sama udang aja, jadi deh... hehehehe
------------------------------------------
kunjungi blog petualangan kuliner saya di http://petualangankulinerku.blogspot.com/
Gambas en Gabardinas (Udang Balut Tepung)
| |
| BAHAN: 500 g udang jerbung ukuran sedang, buang kulit dan sisakan ekornya 2 sdm air jeruk lemon Minyak untuk menggoreng Campuran tepung: 100 g tepung terigu, ayak 2 sdm tepung maizena 1/2 sdt garam 1/2 sdt cayenne pepper *) 1/2 sdt baking soda 40 ml putih telur ayam 175 air 3 sdm mentega tawar, lelehkan CARA MEMBUAT:
*) Cayenne pepper: Cabai yang sudah dikeringkan dan dihaluskan. Dikemas dalam botol plastik kecil. Dapat diperoleh di pasar swalayan terkemuka. Untuk 25 buah Kalori per buah: 59 kal Sumber resep: Femina Online |
Mie lagi.. Mie lagi....
Kata orang, jangan kebanyakan makan mie, nanti kriting!
Hahahaha.... tenang aja, saya kalau masak mie, ga pake mie yang kriting kok, tapi pake mie lidi yang lurus selurus lidi.
Kali ini saya bikin Mie Tom Yum yang cepat saji aja. Make bumbu tom yum instant, trus dikasih benda-benda koleksi dalam kulkas, seperti cabe rawit, udang, bakso, jamur enoki.
Enaknya dimakan sore-sore waktu hujan turun... Hmmmm..... sedapnya.....
Salam semua,Hari ini saya masak yang cepat saji aja, mumpung nemu udang gede di tukang sayur & memberdayakan Tom Yum Cubes kiriman dari Kak FMina kemaren.
Resepnya saya ambil dari balik kemasan Tom Yum cubes merk K****. Judulnya sih Tom Yum Ikan dengan Bendi & Tomato. Tapi berhubung saya pakai udang & nggak pakai bendi (okra), trus saya dapat cubes-nya dari seberang, jadilah judulnya saya ganti. hihihi
Hmmm.... menurut saya sih rasa Tom Yum sedikit berbeda dengan Tom Yum yang ada di Thailand. Tom Yum yang ini ada rasa sedikit manis.
Truuusss, saya pun tak pakai daun ketumbar. Padahal daun ini wajib ya, buat Tom Yum. Tapi bagaimana lagi, agak susah cari daun ketumbar di kota saya, lagian saya pun tak terlalu suka, karena rasanya aneh seperti "daun beracun". hihihihi
Oke deh, saatnya masak sekarang....
Halo kawan-kawan....
Kapan hari saya dapat kwetiaw kering dari mak cik saya, lamaaa sangat tak ada ide mau dibuat apaan.
Setelah berkelana di dunia maya sekian lama, akhirnya pilihan jatuh pada laknad Ladna. Sebelunya saya tak pernah tau apa itu Ladna, setelah sukses mengeksekusi kwetiaw itulah baru saya tau rasa si Ladna. Enak juga ternyata.. hehehe
Resep ladna ini saya dapat dari blog Mbak Hana & Mbak Ika, dan tentu saja sudah saya alih bahasakan ke Bahasa Indonesia.
Thank You buat mbak2 berdua tu yaa... minta ijin C&P :)
Selamat memulai hari di Hari Senin ini....
Menu di dapur saya masih menu sejuta umat: Mi.
Tapi kali ini saya mencoba resep mi yang berbeda, yaitu mee hailam, hasil mencontek dari dapurnya Mbak Hana di Kanazawa. Arigatou yo, mbakyu Hanna... :)
Rasanya unik juga, enak buat menghangatkan badan.
Buat yang mau mencoba, silahkan tengok resep di bawah ini. Resep sudah saya alih bahasakan.

Selamat hari Ahad,
Saatnya memasak yang agak 'berat' nih, di sela-sela kepenatan mengerjakan pekerjaan rumah.
Gara-gara saya pengen makan dim sum, tapi kalau beli mahal. Mendingan bikin sendiri, kan?
Menu Dim Sum yang saya coba kali ini adalah Siomay Ayam. Ternyata bikinnya nggak sulit lhooo...
Yuk dicoba,
Salam jumpa lagi...
Masih dengan menu ringan bin mudah dan enak, kali ini saya bikin Cakue Goreng Isi Udang.
Masih sama, resep saya ambil dari buku seri masak Femina Primarasa yang sudah ternama & terpercaya.
*Promosi untuk jangan beli buku resep masakan yang "abal-abal"*
Buat kawan-kawan dari seberang yang kesulitan memahami bahasa yang ada pada semua postingan saya, silahkan gunakan google translate yang ada di side bar samping kanan itu, atau jangan ragu-ragu tanya langsung ke saya, ya...
bisa lewat shoutbox, kotak komentar, e-mail, atau facebook. Insya Allah dengan senang hati saya jawab. :)
Yuk sekarang kita tengok resepnya....
Yuuuhuuu.....
Sekarang saatnya saya masak untuk entry MasBar bulan 5, yang bertama ANEKA MASAKAN BERBAHAN DASAR/UTAMA TELUR.
Telur??? gampang banget kan, temanya... Eitss... tapi saya nggak mau dong, bikin yang biasa-biasa aja macam telur dadar atau telur mata sapi. hihihi
Akhirnya pilihan jatuh pada resep asal negeri gajah putih Thailand. Judulnya Kung Tun atau terjemahannya: Telur Kukus Udang. Nah, buat yang lagi diet nggak makan yang goreng-goreng, resep ini boleh dicoba..
Lumayan kan, dengan ikutan event Masak Bareng Yuuk ini, kita jadi bisa berbagi resep baru untuk kawan2 semua.
Nah, buat kawan2 dari berbagai penjuru dunia yang ingin ikutan, silahkan dapatkan informasinya di Sini atau di Sini.
Salam semua...
Jumpa lagi dengan menu sea food kesukaan saya nih...Udang Goreng Mertega...
Menu ini biasa dijumpai di kedai masakan cina atau di kedai sea food. Bikinnya gampang banget, meskipun penampakannya kurang menarik (karena saya pakai udang yang ukurannya 'kurang gizi'. Padahal harusnya pakai udang yang gede-gede. hehehe), tapi rasanya enak loh... mirip dengan yang ada di kedai. Biasa lah, resepnya saya ambil dari buku seri masak Primarasa yang resep-resepnya memang mak nyuuuusss tenan...














