Friday, 29 February 2008

P E N Y E T

Ihik... lagi kangen sama penyet, neeh... Waktu jamannya kuliah bareng bapak2 & ibu2 kemaren, hampir tiap hari diner pake menu penyet. Kadang pake ayam, tahu, telor, ikan.
Buat saya sih, yang penting sambalnya harus banyak dan mak nyus.
Biasanya saya and the gank menyet di daerah Pleburan Barat. Malah si kakak saya ini paling suka ngajakin diner di wartend penyet yang ibu penjualnya bahenol. [weleh, mo ngeceng apa mo makan, bang? Hihihi].
Emang sih, ikan-ikan yang dijual di wartend ‘bu bahenol’ itu gede-gede & seger-seger. Cuma menurut saya, rasa sambalnya kurang mak nyus.
Masak sambal kok ada manis-manisnya. Weks...
Yo wes, berhubung saya sekarang udah ga ada lagi kawan menyet, jadi bikin penyet sendiri aja... Hyuuuk mariiii....


AYAM PENYET

Bahan:
½ kg ayam, potong
Air jeruk nipis
1 liter air
Minyak goreng
2 cm lengkuas, memarkan
1 batang sereh, memarkan
4 lembar daun jeruk purut
Bumbu Halus:
4 bawang putih
3 butir kemiri
3 cm kunyit bakar
Garam

Cara Membuat:
lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan sedikit garam.

didihkan air dan bumbu halus, lengkuas, sereh, dan daun jeruk purut.

masukkan aym, masak hingga ayam empuk dan bumbu meresap. Angkat.
goreng ayam dengan minyak panas.
SAMBAL PENYET
Bahan:
20 cabai merah
15 cabai rawit
3 bawang putih
5 bawang merah
1 buah tomat merah yang besar
1 sdt terasi
½ sdt gula merah
Garam
Jeruk sambal

Cara:
Goreng cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, terasi dan tomat hingga layu. Angkat.

Haluskan semua bahan yang telah digoreng, garam, dan gula merah.

Kucuri dengan air jeruk sambal.

ROTI BAKAR a la kadarnya




Ini menu cepat saji kalo pas kelaparan

Tuesday, 26 February 2008

Pepes Udang


Bahan:
¼ kg udang, kupas

Bumbu halus:
7 buah cabai merah
5 buah cabai rawit merah
2 bawang merah
3 bawang putih
5 butir kemiri
Garam

Cara:
Campur bumbu halus dengan udang. Aduk rata.
Bungkus dalam daun pisang.
Kukus pepes sampai matang.
Bakar pepes hingga baunya harum.

Sunday, 24 February 2008

LUMPIA SEMARANG

Ada request Lumpia dari mbak Lia. Katanya dia lagi kangen sama lumpia Semarang. [Mba’e, iki wes dipajang lumpiane. Lunas yo utangku.... hihihi]. Kebeneran banget, saya emang lagi pengen bikin lumpia. Mumpung dapat rebung dari kawan. Sebagai orang yang tinggal di city of lumpia, saya sebenernya ga perlu repot-repot bikin lumpia sendiri. Lha wong mulai dari warung kaki lima, pasar, sampe restoran dan hotel berbintang bisa kita temukan si lumpia bercita rasa khas ini. Tinggal beli aja kalo pengen. Cuma, rasanya ngga afdol juga kalo blognya orang Semarang kok ga ada lumpianya.hihihihi Hyuuuuk...

Bahan:
Kulit lumpia siap pakai
Putih telur untuk merekatkan lumpia
Minyak goreng

Isi:
350 g rebung, iris halus
150 g udang, kupas, cincang halus (bisa juga pake ayam)
30 g ebi, haluskan
5 siung bawang putih, haluskan
2 batang daun bawang, iris halus
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
1 butir telur, kocok lepas
Garam & merica
150 ml kaldu udang/kaldu ayam

Saus:
3 siung bawang putih, iris halus
35 g gula merah, sisir
2 sdm kecap manis
½ sdm saus tiram
250 ml air
2 sdm tepung kanji
1 sdt cuka
Garam

Cara Membuat:

Isi:
Tumis bawang putih hingga harum dan layu.
Masukkan udang dan ebi. Aduk hingga berubah warna.
Masukkan rebung dan daun bawang, aduk hingga layu.
Masukkan telur kocok sambl diaduk-aduk hingga berbutir.
Tambahkan kecap, saus tiram, garam, dan merica. Aduk rata.
Tuang kaldu. Masak sampai bumbu meresap, kaldu kering, dan matang.

Lumpia:
Ambil selembar kulit lumpia, isi dengan adonan isi.
Lipat kulit lumpia seperti amplop, rekatkan dengan putih telur.
Goreng dengan minyak panas sampai matang.

Saus:
Campur semua bahan, masak di atas api hingga mendidih.

Sajikan lumpia hangat bersama saus dan daun bawang lokio.

Banana Bread

Waktunya makan pisang..... [weeek, kok kayak monyet aja, ya... hihihi]
Gara-gara saya pengen bikin kue tanpa mixer, akhirnya dikasih resep ini ama Mbak Rita. [Dank u ja…Mbak Rita]

Langsung deh ngacir cari pisang. Begitu dapat, langsung bikin banana bread.
Bikinnya gampang & cepat. Rasanya juga enak lho.
Trus, berhubung walnuts saya Cuma separuh dari ukuran di resep, sisanya saya tambahin chocolate chips. Jadi biar ada rasa coklat-coklatnya gitu..
Kue ini cocok banget buat saya yang suka malas makan buah. Hehehe...
Ayooo, buat ibu-ibu yang punya anak yang malas atau malah ga doyan makan buah, buatin kue ini aja..
Oia, penampakan kue saya di foto itu udah dalam bentuk irisan.
Kenapa? Soale kalo utuh, bentuke agak mengerikan. Atasnya melethek gitu.
Trus saya juga paling malas menghias kue kalo Cuma untuk dimakan sendiri. Bukannya apa-apa, saya emang ga doyan makan kue yang penuh dengan hiasan heboh warna-warni apalagi kalo bergula-gula. Kalo cuma buat dilihat atau mo dikasih ke orang sih keren pake hiasan gitu, tapi kalo buat dimakan sendiri, wuah... nggak banget deh... hahaha

Recipe:

1 cup (115 grams) walnuts or pecans, toasted and coarsely chopped (optional)
1 3/4 cups (245
grams) all-purpose flour
3/4 cup (150 grams) granulated white sugar
1 teaspoons baking powder
1/4 teaspoon baking soda
1/4 teaspoon salt
1/2 teaspoon ground cinnamon
2 large eggs, lightly beaten
1/2 cup (113 grams) unsalted butter, melted and cooled
3 ripe large bananas (approximately 1 pound or 454 grams), mashed well (about 1-1/2 cups)
1 teaspoon pure vanilla extract

Garnish: (Optional)
1 large banana, sliced or dried banana chips

Method:
Preheat oven to 350 degrees F (180 degrees C) and place oven rack to middle position. Butter and flour (or spray with a non stick vegetable/flour spray) the bottom and sides of a 9 x 5 x 3 inch (23 x 13 x 8 cm) loaf pan. Set aside.

Place the nuts on a baking sheet and bake for about 8 to 10 minutes or until lightly toasted. Let cool and then chop coarsely.

In a large bowl combine the flour, sugar, baking powder, baking soda, salt, cinnamon, and nuts. Set aside.

In a medium-sized bowl combine the mashed bananas, eggs, melted butter, and vanilla. With a rubber spatula or wooden spoon, lightly fold the wet ingredients (banana mixture) into the dry ingredients just until combined and the batter is thick and chunky. (The important thing is not to over mix the batter. You do not want it smooth. Over mixing the batter will yield tough, rubbery bread.) Scrape batter into prepared pan and place the slices of banana on top of the batter for garnish. Bake until bread is golden brown and a toothpick inserted in the center comes out clean, about 55 to 60 minutes. Place on a wire rack to cool and then remove the bread from the pan. Serve warm or at room temperature.

Makes 1 - 9 x 5 x 3 inch loaf.

Recipe: Joyofbaking.com

Thursday, 21 February 2008

Spaghetti Neri

Gara-gara nonton acara Wisata Kuliner-nya Pak Bondan yang lagi meliput perjalanan kuliner di Venezia-Italia, saya jadi ngiler ama makanan yang dimakan Pak Bondan, nama masakannya saya lupa.. Tapi itu spaghetti yang dimasak ama cumi-cumi lengkap dengan tintanya. Kalo bahasa Indonesiannya sih Spaghetti Hitam gitu deh...

Yang dipakai adalah spaghetti biasa, bukan spaghetti yang emang hitam dari mentahnya.

Yo wes, akhirnya saya langsung bikin tuh spaghetti hitam. Mumpung semua bahannya ada...
Resepnya sih bukan orisinil dari Italia, tapi saya ngarang sendiri. Rasanya? ENAK!!
Pertama-tama masak dulu si cumi yang udah dipotong, pake bumbu biasanya bikin cumi hitam (bisa dilihat di SINI).
Trus, rebus spaghetti dengan sedikit garam dan minyak hingga al-dente. Tiriskan.
Masukkan spaghetti ke cumi, aduk rata.
Tambahkan oregano dan keju parmessan. Aduk rata dan masak sampai bumbu meresap. Angkat.

Bon Appétit!
Kalo udah kenyang makannya, buruan gosok gigi yaaa….

Smiley

FRENCH TOAST PALSU

Kenapa palsu? Soalnya yang asli, dibuatnya pake roti baguette. hehehe

Bahan:

Roti tawar

Margarin

Bawang putih bubuk

Daun seledri cincang

Keju cheddar, parut

Cara:

Campur margarin, bawang putih bubuk, dan sledri. Aduk rata.

Oleskan campuran tersebut ke roti tawar.

Taburi dengan keju parut.

Panggang dalam toaster hingga kering.


SmileyCentral.com

Sunday, 17 February 2008

PENNE PANGGANG


Lagi pengan makan makaroni panggang. Tapi saya Cuma punya penne. Baca-baca tabloid Saji, eh, ada tuh resep penne panggang. Cocok banget.
Langsung deh dicoba. Tapi resepnya saya ganti, sesuai dengan selera saya yang senang pedas. Hehehe...
oia, yang ini versi ga pake telur.
Mau coba? Silahken... enak kok.


Bahan:
1 bawang bombay, cincang
150 g penne, rebus dengn garam & sdikit minyak hingga al dente. Tiriskan.
3 sosis, iris
2 cabai hijau, iris tipis
Garam, merica
1 sdt oregano
1 sdm margarin untuk menumis
25 g keju cheddar parut untuk taburan
1 sdt bubuk cabai untuk taburan

Saus:
400 ml susu cair
75 g keju cheddar parut
Garam, merica, pala

Cara:
Panaskan margarin, tumis bawang bombay hingga harum.
Masukkan penne, cabai hijau, sosis, garam dan merica. Aduk rata.
Tambahkan oregano. Aduk rata. Angkat.
Tuang ke loyang/pinggan tahan panas yang telah dioles dengan margarin.
 
Rebus susu dan keju parut sambil diaduk sampai mendidih.
Tambahkan garam, merica, dan pala. Aduk rata.

Tuang ke atas penne. Tabus dengan keju parut dan cabai bubuk.
Oven 20 menit dengan suhu 170˚C sampai matang.

BUBUR GURIH ACEH



Setelah nyobain beberapa jenis bubur terdahulu, sekarang giliran bubur dari Aceh yang dicoba.
Ini resep nemu di Tabloid Saji. Ntah original Aceh tau ngga.
Yang saya tau sih, bubur Aceh itu ga pake santan. Tapi ga tau juga sih...
Bubur versi ini rasanya agak ‘berat’. Mungkin karena pake santan itu kali ye...
Jadi kalo makan, musti dikit-dikit, takut eneg.hihihi...
Mungkin lain kali kalo bikin lagi mesti dikurangin santannya.


Bahan:
150 g beras, cuci bersih
1.500 santan encer (sisa perasan santan kental)
300 ml santan kental
250 g daging dada ayam, potong kotak
100 g udang, kupas, cincang kasar
50 ml air
1 batang daun bawang, iris halus
1 batang daun seledri, iris halus
Garam
Minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
¼ sdt jintan
1 sdt ketumbar
¼ sdt merica
2 cm jahe
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih

Cara Membuat:
1. didihkan santan encer dan garam.
2. masukkan beras. Masak sampai meresap.
3. tuang santan kental sambil diaduk sampai menjadi bubur.
4. panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum.
5. tambahkan ayam dan udang. Aduk sampai berubah warna.
6. masukkan air, garam. Masak sampai meresap.
7. tuang tumisan ke dalam rebusan bubur sambil diaduk rata.
8. masukkan daun bawang dan daun seledri. Aduk rata.

Thursday, 14 February 2008

SELAD SOLO

Setelah lelah mencari resep Selad Solo (yang lengkap dengan mayonesnya) kesana kemari, akhirnya Mbakyu saya yang satu itu bilang, kalo di blognya ada si resep Selad Solo yang sedang saya cari. Yo wes, saya copas aja.
Wuah,,, akhirnyaa... saya bisa juga bikin Selad Solo sendiri.
Biasanya sih cuma makan bikinan ibu. Hehehe...
Sebenernya sih, saya ngga terlalu suka ama Selad Solo [= beef steak-nya wong Jowo].
Buat saya, rasanya biasa aja, manis pula... Kalah nikmeh ama kelezatan rendang atau sambal.
Maklumlah, meski saya orang Jawa, tapi lidah saya rasa Minang. Hehe...
Ternyata ribet juga yaaa masak Selad ini, soalnya banyak pernak-perniknya.
Mana pas mo belanja, ketahan ama hujan yang turun tiada hentinya.
Yo wes ndak apa-apa, diterjang aja, wong udah terlanjur kepingin, dan demi masakin papa juga tante saya yang lagi kompakan ulang tahun tgl. 14 Februari.
Oia, Selad saya ni tanpa daun selada, ketimun, dan keripik kentang.
Soale mereka lagi absen ga masuk toko, mungkin ujan-ujan gini pada kena flu. Hehehe *ngaco.com*
Telurnya juga ga saya bikin pindang. Cuma direbus aja.
Saya udah kehabisan tenaga buat mindang telur segala. (Halah, ngeles. padahal males) Hihihi
Trus takaran resep mayonesnya, menurut saya kayake kurang deh... kurang banyak kalo buat Selad yang sebanyak ini.
Dan ... Voilà, Selad Solonya “Uendang bambang guling-gulingan ama mayang”. Hehehehe
Coba aja sendiri, kalo ndak percaya.





Bahan Bistik:
1 kg daging sapi, iris-iris
air secukupnya untuk merebus
1 siung bawang bombay, iris tipis
3 butir cengkih
2 cm jahe, memarkan
1 cm kayu manis (½ sdm kayu manis bubuk)
1 buah tomat, belah 4
5 sdm kecap manis
1 sdm gula merah
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
1 sdt merica
sedikit jintan
garam secukupnya

Pelengkap :
Buncis, potong memanjang,rebus
wortel, potong memanjang, rebus
ketimun, iris tipis
tomat, iris tipis
kripik kentang garing
telur bacem
daun selada
kentang goreng
mayones jawa

Bahan Mayones Jawa :
4 bh kuning telur rebus
1 kentang rebus
1 sdt bawang putih bubuk (1 siung bawang putih)
5 sdm cuka
1 sdm gula
¼ sdt merica
1 sdm mustard
1 sdm margarine cair
Cara Membuat :
Tumis bumbu halus dan bawang bombay.
Tuangkan air, masukan sisa bahan bistiknya beserta daging sapi.
Masak sampai daging empuk.
Ambil dagingnya, sisihkan kuahnya untuk saus.

Mayones Jawa :
Haluskan kuning telur bersama kentang
Masukan semua bahan sampai tercampur dengan rata.Diamkan dlm kulkas sebelum disajikan.

Penyajian :
Tata daun salad beri mayones diatasnya.
Tata daging, wortel, buncis, ketimun, tomat, telur bacem, kripik kentang, kentang goreng.
Lalu guyurkan saus diatasnya sebelum disajikan.

Wednesday, 13 February 2008

I K A N B A K A R




MI GORENG JAWA



Mi goreng Jawa ini biasanya penampakannya berwarna coklat karena banyak kecapnya.
Cuma berhubung saya ga terlalu suka kecap, jadi ya mi gorengnya pucat pasi.
Kalo soal rasa sih tetep enak... hehehe




MI GORENG JAWA

Bahan:
250 g mi basah
2 batang sawi hijau, potong
100 g ayam goreng suwir
1 butir telur, kocok lepas
1 batang daun bawang, iris
Kecap manis
Minyak goreng

Bumbu Halus:
4 butir bawang merah
3 butir bawang putih
2 butir kemiri
Garam & merica

Cara:
Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
Masukkan telur kocok, aduk cepat
Masukkan ayam suwir, daun bawang, dan sawi. Aduk hingga layu.
Masukkan mie, kecap, dan garam. Aduk rata. Angkat.


Tuesday, 12 February 2008

PINDANG SERANI (2)


Ini masakan khas pantura Jawa Timuran gitu deh... (bener ngga, ya?)
Rasanya asam-pedas-seger. Bikinnya juga gampang dan cepet.
Biasanya sih yang dipake ikan bandeng. Tapi berhubung saya ga suka ikan bandeng *malas ketelen duri* (kecuali bandeng presto, tentu saja!), jadi saya pake ikan tongkol aja. Sama enaknya kok...
Setahu saya, cara masak pindang serani ini ada 2 macam:
Yang pertama, sesuai rumus masakan pindang: bawang dan cabe diiris.
Yang kedua, kata tante saya: bawang putih sama kunyit dihaluskan dulu.
Kalo saya sih pilih yang sesuai rumus aja, soalnya malas ngulek. Hehe...
Rasa asamnya biasanya pakai air asam jawa atau pake belimbing sayur/belimbing wuluh.
Kali ini saya pake
asam gelugur, soalnya stok asam jawa saya habis. Hihihi....


Bahan:
1 ekor ikan tongkol
5 bawang merah, iris
4 bawang putih, iris
2 cm lengkuas, geprek
2 cm kunyit, geprek
1 batang serai, ambil putihnya, geprek
1 lembar daun salam
1 iris asam gelugur
7 Cabai rawit, iris jadi 2
garam
1 liter air

Cara Membuat:
Didihkan air
Masukkan bahan lainnya, masak hingga matang.
Jika sudah pas rasa asamnya, keluarkan asam gelugurnya.

________________________________________

Brownies con le noci



Di blog aslinya, resep ini tergolong Cookies, muffins & co. emang sih rasanya agak-agak kering kaya cookies gitu, tapi dalamnya nggak.
Ntah kenapa punya saya ini atasnya ga bisa retak-retak kaya’ gambar aslinya. Hiks...
Yo wes lah, yang penting rasanya enak & coklat banget.....


zucchero 225g / sugar
cioccolato fondente 120g / chocolate
burro 90g / butter
uova 2 / eggs
farina 90g / flour
noci 50g / kenari

Far sciogliere il burro con il cioccolato, a bagno maria oppure al microonde.
Mescolare bene, e aggiungere le uova sbattute, poi la farina e lo zucchero.
Mescolare rapidamente e con delicatezze, poi incorporare le noci spezzettate.
Rivestire una teglia con carta da forno (tondo, 21cm oppure quadrato 20cm), cuocere per mezz’ora a 180°. La parte superiore dev’essere croccante.
Lasciare raffreddare prima di sformare.

Bahasa Indonesianya, kira-kira begini:
campur coklat dengan butter, lelehkan dengan cara au bain marie atau dengan microwave. Aduk rata.
Masukkan telur satu per satu, kemudian tepung dan gula. Aduk cepat sampai rata.
Masukkan kenari yang sudah dicincang. Aduk.
Tuang dalam loyang yang telah dialasi kertas roti (bulat ukuran 21 cm atau kotak ukuran 20 cm).
Panggang dengan suhu 180˚C hingga bagian atasnya retak-retak.
Dinginkan sebelum disajikan.



Source:
un cavolet to al c ioccolato
(www.cavolettodibruxelles.it)

-ASAM GELUGUR-




Asam Gelugur (= asam potong) ini susah banget carinya di Jawa.
Saya pernah cari muter-muter dari pasar sampe supermarket ga nemu. Malah penjual yang saya tanya ga tau apa itu asam gelugur. Cuapee deh...
Mungkin karena asam ini ga pernah dipake dalam masakan Jawa. Kalo di Jawa kan makenya selalu Asam Jawa. Nah, Asam Gelugur ini biasa dipake di masakan melayu.

Kalo ditanya darimana saya bisa ngedapetin si Asam Gelugur, jawabannya adalah: nitip ama
mas ini dari NAD. Hehehe...

Friday, 8 February 2008

SPAGHETTI LADO MUDO

 

Voilà, menu saya buat buka puasa hari kamis kemaren...
Judulnya: Spaghetti Lado Mudo
hihihi... Kedengaran aneh ya ??
Ini resep fusion antara masakan Indonesia-Italia.
Tentu saja hasil karangan saya sendiri.
Rasanya? Enak banget lho !!!
Cobain deh..
Kalo kepedesan, minumnya pake
Lait de Mocca :)

Ingedients:
Spaghetti
Champignon
Saussage
Oregano
Onion
Margarine

Spicy Paste:
Green chillies
Green bird's-eye chilies
Garlic
Salt
Pepper

Method:
1. pour spaghetti into boiling water. Add 1 tsp cooking oil and salt to taste.
2. stir gently and boil for 8 minutes or until al dente.
3. drain well, dish out.
4. Heat margarine, sauté onion until fragrant.
5. add in the spicy paste. Stir-fry until aromatic.
6. add champignon and sausage. Stir for a few seconds.
7. add in the spaghetti and oregano. Mix well.
8. Serve hot


UDANG Goreng & SAMBAL Terasi







BUBUR SUMSUM



Looking for the
recipe?
You’ll find it
here.

Saturday, 2 February 2008

SOTO PADANG



Soto Padang ini resep dari Valerina Daniel, Runner Up Putri Indonesia 2005 *sok kenal ya?
Biarin deh, yang penting rasa sotonya enak. Hehehe
Oya, mestinya si soto ini khasnya dilengkapi dengan kerupuk merah.
Tapi berhubung saya malas nyari ke pasar, malas nggoreng juga, jadi ya ditinggalin aja... hehehe


Ingredients:
500 g daging sapi
1.500 ml air
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk, buang tulangnya
2 batang serai, memarkan
1 buah pekak
3 butir cengkeh
Garam
5 sdm minyak untuk menumis

Spice Paste:
16 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1 sdt merica
2 cm jaeh
3 cm kunyit
½ sdt pala bubuk

Bahan Pelengkap:
5 buah perkedel kentang
50 g soun, rendam, tiriskan
Kerupuk merah, goreng
Daun bawang, iris halus


Cara Membuat:
1. panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk, dan serai sampai harum.
2. masukkan daging sapi, pekak, cengkeh, garam, dan air. Masak sampai daging lunak.
3. angkat daging. Bagi 2. satu bagian dipotong kotak dan dimasukkan dalam rebusan bumbu. Sisanya diiris tipis dan goreng sampai kering. Sisihkan.
4. sajikan soto pasnas-panas dengan irisan daging goreng dan bahan pelengkapnya.

Sumber: Tabloid Saji
 

...Mlebu Pawon... Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon modified by DeeTha